Pergi Mendaki Gunung Salak

Halo pemuda pemudi rimba raya, tanggal 10-11 Maret waktu itu gw naik Gunung Salak loh sama

Haryo Gemilang/Siro Ditidawa/Elang Lazuardi

Fajar Yusya Ramadhan/Micang Cingwa/Elang Lazuardi

M. Agung Akrom Fahmi/Sau’d Bin Ledeh/Elang Lazuardi

Noviatrisnawati Hasya/Perkedel Bondon/Elang Lazuardi

Anggita Clara Shinta/Michelle/Lembah Fajar

Dwi Kurnia Septiani Rahayu/Rolling/Lembah Fajar

Egi Priyadi Pamungkas/Simaho Sabrosa/Lembah Fajar

Prima Caesarea Utama/Estep/Banyu Karikil

Tegar Patidjaya Kusuma/Lele/Banyu Karikil

Gw seneng banget soalnya ini adalah pendakian pertama gw bareng mereka. Tapi serius gw deg-degan banget soalnya takut kenapa2 dan takut aja sama semua-muanya.

Pra-Pendakian

H-beberapa hari pendakian kita udah mulai rapat. Baik tentang logistic, konsumsi, tekhnis perjalanan, izin dll. Tapi saat H-beberapa hari itu gw masih belum dapet izin dari orang tua (belum bilang tepatnya). Akhirnya peserta pendakian yang pasti saat itu Cuma 3 orang (Aga, Haryo dan Japer). Setelah rapat-rapat berhari-hari, tibalah H-1 pendakian dimana logistic, konsumsi, tekhnis perjalanan semuanya masih gak jelas. Dan yang parahnya, Wiraga Adi Nugraha atau Aga sang Koor.Lap dengan mengejutkan tidak ikut pendakian karena tidak mendapat izin dari orangtuanya karena bla-bla-bla. HAHAHAHA lucu sekali bukan bisa seperti itu? Otomatis yang naik Cuma 2 orang? WAH RAMAI SEKALI!!!! Si 2 orang itu merasa pundung dan mengurungkan niatnya untuk ikut mendaki. Tetapi tiba-tiba Novia telah mendapat izin dari orangtuanya. WAH SENANG SEKALI YA? HAHAHA akhirnya peserta pendakian saat itu ada 4 orang. Akhirnya karena gw pengen banget banget ikut. Jam 5 sore gw ijin sama ibuku tersayang tapi salahnya gw izin lewat telefon. Bodoh sekali tentu saja ibuku kaget kalo aku besok mau naik gunung. Dengan perdebatan yang terjadi beberapa kali dan akhirnya hati nyokap luluh dan mengijinkan gw berangkat dengan banyaaak sekali persyaratan.

9-April-2011. 21.00 WIB di Altar SMA Negeri 1 Bogor

Gw masih beres2 bareng novia, barang2 sekret masih diluar dan parahnya sekali kita hanya berD.U.A karena ditinggal oleh semua pria yang gw rasa kurang bertanggung jawab. Akhirnya kita masukin barang2 ke sekret dan kita sangat ketakutan sekali. Sampe-sampe terdengarlah suara yang tidak ingin kita ceritakan. Habis itu gw langsung beli makanan dan sampai rumah pukul 23.00 WIB. Gw dinasehatin sma nyokap banyaaaak banget dan nyokap langsung tidur. Jam 00.00 gw packing buat besok dan langsung tidur

10 APRIL 2011

Nah inilah peserta pendakian yang fix bakal ikut naik hari ini:

Team 1

No.

Nama

Nama Bagus

Angkatan

Posisi

1.

Haryo Gemilang

Siro Ditidawa

Elang Lazuardi

Koor. Lap

2.

Fajar Yusya Ramadhan

Micang Cingwa

Elang Lazuardi

3.

M. Agung Akrom Fahmi

Sa’ud Bin Ledeh

Elang Lazuardi

4.

Nabilah Amany

Sibilong Keremor

Elang Lazuardi

5.

Noviatrisnawati Hasya

Perkedel Bondon

Elang Lazuardi

Team 2 (Team Pendamping)

No.

Nama

Nama Bagus

Angkatan

Posisi

1.

Anggita Clara Shinta

Michelle

Lembah Fajar

Koor. Lap

2.

Dwi Kurnia Septiani Rahayu

Rolling

Lembah Fajar

3.

Egi Priyadi Pamungkas

Simaho Sabrosa

Lembah Fajar

4.

Prima Caesarea Utama

Estep

Banyu Karikil

5.

Tegar Patidjaya Kusuma

Lele

Banyu Karikil

Nah dan ini jurnal pendakiannya

Hari Ke-1 (10 Maret 2011)

Waktu

Kegiatan

Keterangan

04.00-05.20

Berkumpul di selot

Banyak yang ngaret. Ada juga yang solat subuh dulu.

05.20-06.25

melengkapi barang

Ngambil carrier dulu ke rumah Afi. Ngambil matras di sekret. Beli minyak tanah dan rokok.

06.25-06.33

packing ulang dan pembagian barang agar rata

Minyak tanah beli di deket selot harganya 10rb/600ml

06.33-06.40

menunggu tim pendamping yang belum datang

Menunggu doni dan tegar. Ga bias dihubungi

06.40

berangkat dari selot

Sebelum berangkar berdo’a dulu dan foto dulu

06.40-06.55

perjalanan dari selot ke sukasari

Naik angkot 02 arah sukasari. Turun di PDAM. Bayar 2.000/orang

06.55-07.58

perjalanan dari sukasari ke cimelati

Dari PDAM, naik angkot cicurug. Bilang turunin di pertigaan cimelati. Bayar 6.000/orang

07.58-08.15

perjalanan dari cimelati ke pos lapor 1

Naik ojeg. Bayar 11.000/orang

08.15-08.30

menunggu tim pendamping yang belum datang

Sembari menunggu ada yang ke WC dulu dan lapor dulu. Memberi uang kepada penjaga masing-masing 5ribu

08.30-09.03

stretching dan briefing

Pemanasan dan penjelasan kembali tentang teknis perjalanan oleh koor.lap. sebelum berangkat, berdo’a lagi.

09.09-09.15

perjalanan ke perbatasan hutan

Jalannya beraspal

09.15-10.03

perjalanan ke pos 2

Sudah mulai masuk hutan dammar. Pos 2 merupakan jalan setapak . tandanya ada di batang pohon besar berwarna krem mencolok. Di sebelah pohon itu, terdapat lahan datar kecil namum tidak terlalu rata oleh tanah.

10.03-11.40

perjalanan ke pos 3

Masih dikawasan hutan dan terdengar suara aliran air dari pipa. Di pos 3 terdapat sumber air dari pipa bocor. Di pos 3 juga cukup untuk mendirikan 1-2 tenda.

11.40-12.40

istirahat dan solat di pos 3

Makan dengan roti. Solat digabung dengan ashar.

12.40-15.30

perjalanan ke pos 4

Tanjakkan sudah menerjal. Jangan mengikuti aliran pipa karna itu salah jalan. Ikuti tanda panah yang mengarahkan ke puncak. Tanda pos 4 terdapat di pohon yang sangat besar. Disana terdapat lahan yang cukup luas namun tidak terlalu datar.

15.30-16.10

perjalanan ke pos 5

Tanjakkan menerjal

16.10-17.25

perjalanan ke pos 6

Tetap tanjakkan yang menerjal. Di pos 6 terdapat pohon besar tumbang yang bisa digunakan sebagai tempat duduk. Tanda pos 6 berada di pohon besar di depan pohon tumbang tersebut.

17.25-19.15

perjalanan ke puncak

Tanjakkan semakin menerjal dan jalan sudah mulai penuh oleh lumut. Terdapat beberapa percabangan. Ikuti terus pohon yang memiliki ikatan tali raffia karena itu merupakan petunjuk untuk menuju puncak salak 1.

19.15

Sampai di 2.211 Mdpl

Di puncak terdapat sebuah gubuk kosong dan sebuah makam mbah gunung salak.

19.15-19.20

ganti pakaian, pengelompokkan logistic dan konsumsi dan persiapan masak

19.20-19.40

Masak

Masak nasi, bihun goreng, sossis, spicey wings. Minumnya kopi dan pocari sweat.

19.40-19.55

Makan

Makan nasi, bihun goreng, sossis, spicey wings. Minumnya kopi dan pocari sweat.

19.55-20.10

solat, nyuci piring, dll

Cuci piringnya di kolam gitu

20.10-20.20

merapihan bekas masak dan memasukkan barang-barang ke tenda

20.10-21.00

evaluasi

21.00

Tidur

HAHAHAHA lama ya nyampe puncaknya? Kalo diting-itung kira2 ya 10jam lah. Padahal kalo gw liat blog2 orang yang udah pernah naik salak. Mereka Cuma butuh 6-8 jam buat sampe puncak. Tapi gak apa lah. Soalnya emang banyak kendala. Dan kalau menurut gw sih wajar aja, inikan emang pendakian perdana HEHE :D

Tapi gw sedih nya bukan main coy. Puncak salak kotor bangeeet. Banyak sampahnya. Papan “Puncak Salak 1” nya juga udah jelek banget. Banyak yang coret-coret. Tapi gw mesti gimana? Bawa cat air dari bawah? Operasi semut sampe bener2 bersih? Atau Cuma bias nulis gini doang dan berharap orang yang baca ini bakal naik ke salak dan ngcat ulang papan salak 1 sampe bagus lagi. Engga kan?

Yang gw sedih juga, di Salak kurang dapet pemandangannya. Soalnya gw lewat Cimelati. Kalo lewat Cidahu pasti dapet view kawah ratu. Tapi ga dapet pemandanganpun gw udah seneng banget pas sampe puncak. Gimana kalo gw dapet pemandangannya coba?? Bias-bisa gw menangis itu mah

Ohya, pas di puncak dinginnya lumayan loooh. Anginnya kerasa banget. sepinya juga kerasa. Semua-muanya juga kerasa. Eh tapi sayangnya gw belum terlalu deket banget banget banget sakali sama anak2, jadi diantara gw sama mereka seperti masih ada sekat yang gw gatau gimana ngilanginnya jadi kita ga ngobrol2 deh. Diperjalanan ga ngobrol, eeh dipuncak ge diem wee terus. Padahal gw pengeeeen banget ngobrol sama anak2 EL. Tapi ya itu, gw rasa dunia gw dan mereka emang berbeda -__- jadi mesti gimana dong? HAHAHA dan akhirnya kita pun tertidur.

Dan inilah jurnal dihari kedua kita :

11 Maret 2011

Waktu

Kegiatan

Keterangan

08.45

Semua sudah bangun

Tidak solat subuh

08.45-09.20

persiapan masak, ngobrol, nyuci, ambil air, dll

Ambil air untuk masak bisa dibawah gubuk kosong. Ada sebuah bathtub yang berisi genangan air hujan. Namun airnya terlihat sangat keruh dan kotor. Jadi lebih baik jangan digunakan

09.20-09.45

Masak

Masak nasi, bihun goreng, sossis dan spicey wings. Minumnya kopi dan energen

09.45-10.15

Sarapan

Makan nasi, bihun goreng, sossis dan spicey wings. Minumnya kopi dan energen

10.15-10.45

beres-beres, nyuci, ganti baju

Nyucinya pakai tissue

10.45-11.25

packing barang

11.25-11.35

operasi semut

11.35-11.45

foto-foto

Kamera kehabisan batre jadi terpaksa harus dokumentasi pake HP

11.45-12.20

berdo’a, briefing, stretching sendiri-sendiri

12.20-12.50

perjalanan dari puncak ke pos 6

Sama seperti kemarain namun waktu tempuh lebih cepat

12.50-13.15

perjalanan ke pos 5

Sama seperti kemarain namun waktu tempuh lebih cepat

13.15-13.41

perjalanan ke pos 4

Sama seperti kemarain namun waktu tempuh lebih cepat

13.41-14.30

perjalanan ke pos 3

Sama seperti kemarain namun waktu tempuh lebih cepat

14.30-15.00

istirahat di pos 3

Solat, makan roti dan isi air

15.00-16.25

perjalanan ke pos 2

Sama seperti kemarain namun waktu tempuh lebih cepat

16.25-17.30

perjalanan ke pos lapor 1

Sama seperti kemarain namun waktu tempuh lebih cepat. Diperbatasan hutan sempat duduk-duduk agak lama

17.30-18.00

lapor dan menunggu transpaortasi

18.00-18.20

perjalanan ke pertigaan cimelati

Naik ojeg. 1 ojeg berdua. Bayar 10.000/orang

18.20-18.34

Solat dan menunggu angkot untuk ke Bogor

Solat di mesjid pertigaan cimelati.

18.34-20.40

perjalanan ke smansa

Mencarter angkot dari pertigaan cimelati sampai ke smansa masing2 bayar 10.000. angkot dijalan sempet mogok jadi harus ke bengkel dulu.

20.40-20.43

Penutupan

20.46

Pulang

HAHAHAHAHA Alhamdulillah beres juga. Senang sekali rasanaya. Pas udh nyampe perbatasan hutan disambut sama pelangi baguuuuuus banget. satu hal yang gw dapet 2 hari kebelakang ini kalau : Naik Gunung itu capeeeeeeeeek banget ga pake bohong. Malah pas perjalanan naik gw sempet2 mikir kalo gw ga bakal mau naik gunung lagi. Eh taunya…. HAHAHAHA

Emang bener ya, kepuasan batin itu susaaaah banget didapet. Dan gw udah dapet itu. Lumayan banyaklah pelajaran yang gw dapet 2 hari kebelakang ini. Gw juga udah lebih mengenal diri gw sendiri, lebih kenal novia, japer, agung, haryo, anggita, egi, nia, doni dan tegar. Dan gw yakin mereka juga tanpa disadari udah mulai mengenal gw sedikit demi sedikit.

Dan gw seneng aja. Saat kita-kita pda nanya “Berapa lama lagi sih?”, “Ketinggian berapa nih?”. Tegar bilang kalau sekecil apapun langkah lu, itu bakal buat lu lebih deket sama puncak. Tapi bener bangeet. Bukan Cuma untuk mencapai puncak gunung doang. Untuk mendapat sesuatu yang ingin kita raih kita emang harus terus berbuat, harus terus melangkah, harus terus berusaha, ga masalah selama apapun yang penting lu ga berhenti, ga malasalah sekecil apapun tindakan/usaha yang lu buat karena sekecil-kecilnya usaha itu pun akan membuat lu semakin dekat sama tujuan lu. Aaah senangnyaa

Jadi, berakhirlah pendakian kali ini.

Terimakasih kepada :

1. Allah SWT yang telah member kesehatan, keselamatan, rizki, dll

2. Ibu Ayah yang telah memberi izin, uang, do’a, dll

3. Aa yang sudah mengantar ke selot

4. Elang Lazuardi yang udah nemenin naik, yang udah mau direpotin, dll

5. Orang2 yang sudah meminjamkan barang

6. Tim Pendamping yang udah mau mendampingi

7. PPRPG Satya Soedirman yang udah bikin gw terjerumus kedalam kegiatan ini

· Biaya Transportasi :

Angkot 02 Sukasari : Rp. 2.000,-

Angkot Cicurug : Rp. 6.000,-

Ojek Cimelati-Murbey : Rp. 11.000,-

Ojek Murbey-Cimelati : Rp. 10.000,-

Angkot Cimelati-SMANSA : Rp. 10.000,- (nyarter)

Total : Rp. 39.000,-


Komentar